Oleh Sanmin (Asal dalam bahasa Inggris)
Saat ini, banyak orang yang memperoleh manfaat yang besar dari binatang piaraan ‘dokter Canine’ mereka, khususnya kenyamanan psikologis. Selain itu, mereka juga merupakan asisten pemeriksa yang hebat.
Di San Anselmo, Kalifornia, AS, anjing-anjing telah dilatih untuk membedakan nafas pasien dengan kanker paru-paru atau dada dari orang yang sehat. Karena ketajaman indera penciuman mereka, mereka dapat mengambil sampel nafas yang terkena kanker. Para ilmuwan menjelaskan bahwa bahan kimia tertentu dilepaskan dari kanker tersebut bahkan pada tingkat awal perkembangannya. Dengan demikian, deteksi kanker dini menjadi mungkin dengan bantuan anjing-anjing tersebut. Selain itu, dari survei kanker paru-paru dan dada, mereka juga dapat mecium bau kanker kulit. Sebuah artikel dari Kanada akhir-akhir
ini melaporkan bahwa ada seorang wanita yang menemukan kankernya yang
berat melalui kelakukan anjingnya. Dia telah menubruk dada sebelah
kanannya berulang-ulang dan keras. Akhirnya dia terpaksa menjalani
sebuah pemeriksaan fisik yang menyatakan ada sebuah tumor ganas
sepanjang 12 centimeter di dada kanannya. Bagaimana anjing tersebut
mengetahui ada sesuatu di sana saat ini masih tidak dapat dijelaskan,
tetapi tentu saja kita menjadi tersadarkan mengenai fakta bahwa
teman-teman binatang kita dapat mengetahui lebih dari yang kita, manusia,
pikirkan.
| ||||||||||