Usaha yang Terus-Menerus untuk Mempromosikan Vegetarian
|
||||||||||||
![]() |
![]() |
Berdasarkan pada tema pameran, arena dibagi menjadi “Zona Seni,” “Zona Vegetarian,” dan sebuah pojok untuk menonton video. Susunan tersebut bertujuan untuk menyatukan dua tema utama dalam menyampaikan idealisme mulia tentang kebenaran, kebaikan, dan keindahan kepada orang-orang. Pada “Zona Seni” dipajang 30 lukisan Guru dalam berbagai gaya bersama-sama dengan kipas yang dilukis. Di layar video diperkenalkan desain Perhiasan Surgawi Guru, sementara sembilan buah Lampu Panjang Umur di tengah-tengah arena menebarkan cahaya kasih yang lembut, menghangatkan hati dan jiwa setiap pengunjung.
Berhadapan dengan “Zona Seni” adalah “Zona Vegetarian”, di mana resep hidangan lezat vegetarian yang disediakan oleh rekan-rekan inisiat dipajang pada papan besar yang dirancang dengan indah bersama ilustrasi yang menyertai tulisannya. Di samping perkenalan terhadap hidangan vegetarian yang bergizi, nikmat, dan mudah untuk disiapkan, terdapat juga perkenalan singkat terhadap tokoh terkemuka dunia yang bervegetarian, dan foto besar dari para penerima Hadiah Nobel dan ilmuwan vegetarian. Semua ini adalah untuk mendukung ide bahwa, “Anda juga dapat memilih Cara Hidup Alternatif!”
Di tengah aula pameran, terdapat pojok puisi yang memamerkan karya puisi Guru. Buku yang terbuka seperti memanggil jiwa-jiwa dan menarik banyak pengunjung untuk membacanya. Tas Surgawi yang dirancang oleh Guru dan kerajinan tangan lainnya dipajang dekat pintu masuk. Dengan disertai oleh rangkaian bunga indah yang dibuat oleh rekan-rekan inisiat, karya seni Guru dengan uniknya dipamerkan seolah-olah karya seni tersebut baru turun dari Surga. Ide cemerlang lainnya dari rekan-rekan inisiat adalah pajangan di atas meja yang merupakan model hidup dari perkebunan organik. Pemandangan panen yang berkelimpahan dan hewan-hewan yang bebas memesona orang dewasa dan anak-anak. Di sebelah model perkebunan organik diletakkan aneka resep vegetarian dari gaya barat, gaya Cina, resep untuk memulihkan kesehatan, dan kue-kue. Semua ini menunjukkan kepada para pengunjung betapa semaraknya dan berlimpahnya gaya hidup vegetarian.
Sejak hari pertama, pameran menarik pengunjung dari berbagai tingkatan umur, dan setiap hari terjadi sesuatu peristiwa yang tak terlupakan. Pada tanggal 5 Mei, untuk merayakan hari kelahiran Sang Buddha, dan untuk menyambut pengunjung yang lebih banyak, rekan-rekan inisiat secara khusus meletakkan lima karangan bunga besar dan meletakkan beberapa bonsai indah di bawah foto dan lukisan Guru. Arena pameran penuh dengan pancaran kehidupan, kebahagiaan dan kasih. Lukisan Guru adalah yang paling disenangi oleh para pengunjung; banyak dari mereka mengambil foto kenang-kenangan dengan kamera atau telepon genggam mereka. Ada juga yang menyukai puisi dan lampu Guru. Beberapa orang bahkan mengatakan, “Pada saat orang muda menikah, kita seharusnya memberikan Lampu Panjang Umur ini sebagai hadiah.”
Seorang anak perempuan manis yang ditemani oleh orang tuanya menulis catatan di depan lukisan Guru. Itu adalah yang kedua kalinya mereka datang ke pameran, dan ibunya berkata: “Lukisan ini kelihatan sangat sederhana, tetapi penuh dengan kehidupan, dan membiarkan orang-orang merasakan kasih-Nya.” Kesukaan gadis kecil itu adalah “Bunga di Hati Tidak Akan Layu.”
Seorang
wanita tua yang merupakan sukarelawan di Pusat Kebudayaan datang ke
pameran pada hari pertama bersama dengan teman-temannya. Tetapi, pada
tanggal 5 Mei dia datang lagi dengan empat orang tua lainnya dan
bertanya kepada rekan-rekan inisiat tentang arti yang tersembunyi
dibalik lukisan yang berjudul “Ketakutan” dan arti dari “Kelima Alam”.
Setelah mendengarkan penjelasan, mereka mengangguk berulang kali
seolah-olah mendapatkan pemahaman batin. Ketika seorang rekan inisiat
memperkenalkan “Puisi Wu Tzu” kepada mereka, salah satu orang tua
tersebut melantunkan puisi tersebut, dan mereka saling memandang satu
sama lainnya seolah-olah mereka tergerak oleh welas asih Guru yang amat
besar. Setelah itu, mereka meminta untuk menyalin syair dari puisi Guru.
Seorang laki-laki tua datang ke pameran pada hari kedua. Sikapnya tidak bersahabat, dan bahkan dia memberi komentar keras pada saat pergi: “Anda seharusnya menyelenggarakan kampanye dengan kekuatan sama seperti menyanyikan lagu peperangan!” Tetapi, pada tanggal 5 Mei, lelaki tua ini kembali lagi dengan sikap yang sangat sopan dan bahkan menyapa rekan-rekan inisiat dengan gembira. Pada kesempatan ini, dia membawa dua orang temannya dan dia kelihatan sama sekali berbeda dengan sebelumnya. Seorang saudara-inisiat berkomentar: “Kasih Tuhan telah mengubahnya.”
![]() |
Untuk acara ini, Center Hong Kong mencetak dan membagikan 40.000 tiket masuk yang dicetak dengan pesan Cara Hidup Alternatif. Pada tanggal 5 Mei, dicetak tambahan tiket kecil “Seni dan Vegetarian” sejumlah 6.000 lembar. Sepanjang pinggir jalan wilayah barat Pulau Hong Kong, mereka memasang lima poster Cara Hidup Alternatif yang sangat besar. Mereka juga mencetak 5.000 buku “Era Vegetarian yang Sehat”, yang berisikan banyak informasi berguna tentang diet vegetarian yang sehat, tokoh terkemuka yang vegetarian, 30 resep hidangan sederhana vegetarian, dan informasi tentang restoran vegetarian dan penyedia bahan vegetarian di Hong Kong. Bagi para pekerja kantor dan siswa sekolah, para inisiat menyiapkan 10.000 buah map plastik yang tercetak dengan pesan Cara Hidup Alternatif dan daftar para penerima Hadiah Nobel dan ilmuwan vegetarian. Selama pameran, mereka juga membagikan lebih dari ribuan tas ramah lingkungan yang berisi informasi tentang Cara Hidup Alternatif yang sangat disukai oleh para pengunjung.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada rekan-rekan
inisiat untuk bersatu, melatih kebijaksanaan mereka, menyumbangkan
bakat mereka, dan berkomunikasi dengan Guru dari hati ke hati. Sekitar
60 inisiat, dewasa dan anak-anak, membantu dalam kegiatan ini. Selain
itu, beberapa murid yang sangat tulus dari Cina Daratan datang secara
khusus untuk membantu. Mereka semua berpartisipasi dalam setiap tahap
pameran dengan hati yang bahagia. Kami sangat berterima kasih kepada
Guru karena kasih-Nya yang tanpa batas telah menyatukan hati kami, dan
kami akan melanjutkan usaha ini dalam bimbingan Guru. ![]()
|
Beritahu teman tentang artikel ini |
||
| Apa
yang dapat manusia lakukan untuk melawan
berjangkitnya wabah penyakit yang berulang-ulang? Untuk menanggapi
pertanyaan ini dan menyelamatkan jiwa hewan yang tak terhitung
jumlahnya, Guru secara pribadi menyusun sebuah artikel singkat
yang lengkap dengan ilustrasi warna-warni yang berjudul ‘Cara Hidup
Alternatif.’. Selebaran ini menyediakan informasi dasar mengenai gaya
hidup vegetarian serta sebuah daftar “Tokoh Dunia yang
Bervegetarian dan Vegan”. Silakan merujuk ke situs http://AL.Godsdirectcontact.org.tw untuk rinciannya. Versi cetak dalam berbagai bahasa akan segera tersedia. Anda dipersilakan untuk meneruskan, mencetak ulang, atau membuat rujukan ke situs Internet yang memuat selebaran ini. |