Era Vegetarian
|
![]() |
Guru telah lama menjelaskan bahwa diet vegetarian adalah pola makan terbaik untuk orang dewasa dan anak-anak. Sangatlah menarik untuk melihat bagaimana anak-anak mendapatkan manfaat dari diet ini.
Sebagai contoh, anak perempuan saya yang berusia 4 tahun yang sudah bervegetarian bahkan sebelum ia lahir, belakangan ini ia sangat tertarik untuk memecahkan mainan teka-teki yang sulit. Pertama-tama dia dapat membangun kembali mainan teka-teki yang terdiri dari 60 bagian, kemudian 100 bagian, dan setelah itu, 200 bagian. Kelihatannya dia sangat menikmati keberhasilannya dalam setiap permainan tanpa dibantu. Ia kemudian memperlihatkan hasilnya kepada kami. Pada awalnya, saya kira hal ini biasa untuk anak-anak seusianya. Belakangan, saya menyadari bahwa kebanyakan anak-anak di usia yang sama tidak tertarik untuk mencoba permainan ini. Kami juga memperhatikan dalam permainan yang mengandalkan daya ingat, anak perempuan kami ternyata dapat mengalahkan saudaranya yang berusia 8 tahun. Bahkan orang dewasa juga harus berkonsentrasi sungguh-sungguh untuk tidak kalah dari anak perempuan saya. Maka, saya menjadi lebih ingin tahu apakah ada informasi mengenai diet vegetarian dan perkembangan IQ anak-anak.
Yang mengejutkan saya, ternyata banyak riset yang telah dilakukan untuk hal ini. Sebagai contoh, Asosiasi Ahli Gizi Amerika telah mempelajari dan memublikasikan bahwa IQ rata-rata dari anak-anak di Amerika Serikat adalah 99, sedangkan IQ rata-rata dari anak-anak vegetarian di Amerika adalah 116,24! Di Amerika Serikat, ada seorang pelopor gaya hidup “vegetarian untuk anak-anak” bernama Dr Antonio Demas yang membantu dalam program makanan vegetarian di 60 sekolah yang tersebar di 12 negara bagian. Pendiri Institut Penyelidikan Makanan ini sedang melakukan riset yang lebih menyeluruh terhadap murid-murid yang berpartisipasi dalam program vegetarian. Kalau hasilnya dapat membuktikan manfaat dari diet ini, tentunya akan membawa pengaruh yang lebih besar dalam skala nasional atau bahkan internasional.
Penelitian juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi daging dapat dihubungkan dengan kerusakan sel otak, salah satu sebab penyakit Alzheimer (hilangnya fungsi mental) pada orang berusia lanjut. Menurut Komite Dokter-Dokter yang bertanggung jawab untuk pengobatan, risiko terkena Alzheimer lebih tinggi bagi orang-orang yang mengkonsumsi makanan dengan kolesterol tinggi, lemak jenuh, kalori tinggi, dan makanan yang rendah serat, sayuran, maupun buah-buahan.
Dari pengalaman pribadi saya
dan juga penelitian secara ilmiah, dapat disimpulkan bahwa diet
vegetarian adalah diet yang terbaik untuk perkembangan mental dan fisik
anak-anak. Melalui pesan ‘Cara Hidup Alternatif,’ kita sekarang dapat
membantu menyebarkan kabar gembira ini dan mengajarkan orang-orang
mengenai manfaat dari diet vegetarian. 