Acara TV Maha Guru Ching Hai

 

Acara TV “Perjalanan Melalui
Alam Estestis”

Serial 4-bagian dari Afrika

Oleh Tim Hiburan, Los Angeles, USA (Asal dalam bahasa Inggris)

Serial 4-bagian dari Afrika: Halaman Belakang Rumah Tuhan berakhir pada tanggal 7 Mei 2006 pada Acara TV Perjalanan Melalui Alam Estetis. Selama beberapa minggu terakhir, pada hari Minggu pukul 16:30, sebuah peristiwa yang sangat khusus ditayangkan bagi pemirsa televisi. Kasih Maha Guru Ching Hai menyebar ke seluruh negeri melalui pekerjaan kemanusiaan, ceramah-ceramah, puisi, dan lagu-lagu-Nya. Saat menonton acara tersebut dan menyadari bahwa jutaan orang di lima puluh negara bagian juga mengalami kegembiraan dan kebahagiaan yang sama, kami merasa sangat terhubung dengan umat manusia lainnya.

Pada akhir dari tiap acara tersebut, banyak orang yang menelepon untuk meminta lebih banyak informasi mengenai ajaran Maha Guru Ching Hai. Para pemirsa  mencetuskan kekaguman dan rasa hormat mereka kepada Guru. Bagi kebanyakan orang, ini merupakan pertama kalinya bagi mereka untuk berhubungan dengan pesan kasih universal yang  memperluas pandangan mereka akan kenyataan bahwa ada suatu cara untuk terhubungkan kembali dengan Tuhan. Takjub dan terpesona akan kehadiran Guru dan cara-Nya berpidato, para penelepon memohon dengan sangat untuk memperoleh informasi yang lebih banyak lagi tentang pesan Guru yang mendalam.

Seorang pria bercerita bahwa sebelumnya dia telah menjadi seorang vegetarian, tetapi sangat disayangkan bahwa sekarang dia tidak lagi menjalankan pola makan vegetarian. Akan tetapi, setelah menonton program Guru, pria itu berjanji bahwa dia akan kembali menjalankan pola makan vegetarian karena filsafat Guru mengenai ahimsa (tanpa kekerasan) terhadap semua makhluk telah menyentuh sanubarinya.

Penelepon lainnya yang berasal dari Maryland membaca pengumuman mengenai pertunjukan tersebut di USA Today dan meminta agar dapat memperoleh majalah bulanan Asosiasi kita. Penelepon tersebut mengirimkan salam hangat untuk Maha Guru Ching Hai.

Dalam wawancara dengan stasiun TV Afrika Selatan, Maha Guru Ching Hai menyatakan,"Kemiskinan tidak akan pernah terjadi jika semua orang di dunia ini membagikan apa yang mereka miliki."  "Mereka yang memiliki banyak, hendaknya juga memberi banyak"  Salah seorang pemirsa sangat tersentuh oleh upaya bantuan yang dilakukan oleh Guru di Pakistan dan pekerjaan amal Guru di Afrika. Maha Guru Ching Hai benar-benar mempraktikkan apa yang Dia ajarkan, dan contoh gemilang yang Dia berikan telah mengilhami orang lain untuk melakukan perbuatan yang baik kepada orang-orang yang membutuhkan, sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Seorang penghuni penjara di Penjara Negara Bagian Lancaster, California, menulis sebuah surat, "Saya telah menonton acara Perjalanan Melalui Alam Estetis. Meskipun saya berada dalam penjara, saya dapat menemukan keindahan dan kebahagiaan dalam banyak hal yang saya bayangkan, amati, dan alami." Sungguh menggembirakan bahwa dalam kegelapan penjara yang merupakan rumah bagi narapidana kriminal yang paling bengis di California, masih ada seberkas harapan dan cahaya yang bersinar sebagai hasil dari menyaksikan acara televisi Guru.

Seorang pemirsa  bercerita bahwa dia sungguh menikmati acara tersebut. Dia berkata, "Acara itu penuh dengan kasih dan berkah, saya telah mencari ke sana ke mari untuk mencari Ajaran Ketuhanan tersebut."

Pemirsa lainnya dari Massachusetts menulis, "Terima kasih. Saya menyampaikan hal ini dari lubuk hati saya, dan terima kasih atas kasih yang saya rasakan ketika kami menonton acara televisi itu. Maha Guru Ching Hai memberikan kasih dan nasihat yang bijaksana untuk seluruh umat manusia."

Seorang wanita dari Utah juga memberikan komentar, "Saya menonton keseluruhan program itu. Sungguh mengagumkan! Benar-benar menarik perhatian saya. Pesan-Nya tentang pencerahan sungguh mengguncang saya, seakan-akan Tuhanlah yang sedang membangunkan saya dari dalam batin."

Selama  beberapa bulan terakhir ini, para pemirsa juga dapat menikmati puisi-puisi Guru yang indah lewat nyanyian "Evening Dream (Mimpi Malam Hari),"  "Four Season of Love (Kasih Empat Musim)," "Beyond the Realm of Time (Melampaui Alam Waktu)," "Old Town, Past Love (Kota Tua, Kasih Masa Lampau)" dan "When We're in Love (Saat Kita Sedang Jatuh Cinta)." Banyak orang merasa sangat senang saat mendengar suara Guru yang merdu dan menyentuh yang bergema di dalam hati mereka. Melampaui rintangan segala macam bahasa, banyak orang yang bukan orang Aulac juga merasa tertarik terhadap nyanyian-Nya. Hal ini terbukti dari keinginan mereka untuk memesan CD dan pertanyaan mereka, "Siapakah yang memiliki suara indah ini?"  Setelah mendengar Guru menyanyikan "Beyond the Realm of Time (Melampaui Alam Waktu)," seorang penelepon dari Kentucky menanyakan di manakah dia dapat membeli CD tersebut dan apakah kami dapat mengirimkan katalog lengkap dari gubahan musik Guru kepadanya.

Para penelepon, satu demi satu menelepon untuk mengungkapkan kekaguman mereka dan pengalaman-pengalaman yang menggugah hati mereka setelah menonton acara televisi Perjalanan Melalui Alam Estetis.

Surat-surat dari penonton

Seorang pria dari New Jersey menelepon dan berkata, "Saya merasa begitu damai dan penuh dengan kebahagiaan setelah mendengarkan lagu ‘I Will Forever Love You (Saya Akan Selamanya Mengasihimu).’  Sebelum menyanyikan lagu tersebut, Guru berkata, “Lagu ini mengenai seorang Guru, seperti Yesus, kalian tahu. Dia selalu berjanji kepada kita bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkan kita, dan tidak akan pernah mengabaikan kita sampai akhir dunia. Jadi, Dia berkata kepada para murid-Nya bahwa Dia akan selalu mengasihi kita."  Penelepon tersebut kemudian menyanyikan lirik lagu tersebut. Ia ingat akan iramanya meskipun hanya mendengarkannya sekali saja, "’Saya akan selalu mencintaimu / Melalui semua dunia, / Melalui semua kekasih, / Melalui semua keindahan, / Yang sangat engkau puja.’ Ya! Itu lagu yang saya inginkan!"

Juga, seorang wanita berbagi cerita, "Saya merasa sangat, sangat, sangat terberkahi saat mendengar Maha Guru menyanyikan lagu ‘I Will Forever Love You (Saya Akan Selalu Mencintaimu).’" Dia telah melihat pengumuman di  i: Independent Television beberapa hari sebelumnya dan menjadi sangat tertarik ketika dia mendengar kutipan dari ceramah Guru yang berbunyi: "Hal ini sebenarnya sangat sederhana sehingga setiap orang dapat melakukannya karena kita semua pada hakikatnya adalah Tuhan. Cukup dengan melihat ke arah yang lain, itu saja. Dan kami dapat menunjukkan kepada kalian harus melihat ke mana dari diri kalian sendiri, di mana letaknya pertalian dengan Tuhan, di mana Tuhan menetap. Jika Tuhan menetap dalam diri kita sendiri, di manakah itu? Di dalam, oleh karena itu, kita harus mengarah ke dalam, dan bukannya mengarah ke luar."
 

Kami juga menerima sebuah surat yang sangat menyentuh dari seorang wanita di Kansas yang mengutarakan hal berikut ini kepada Guru, "Hari ini saya menonton dan diperkenalkan pada ‘Cara Hidup Alternatif.’ Saya sangat terberkahi dan tersentuh oleh program tersebut. Saya merasa terberkahi ketika saya melihat Anda bersama anak-anak Afrika, kasih yang Anda tunjukkan kepada mereka. Juga, saat percakapan dengan beberapa laki-laki, menjelaskan tentang hakikat Tuhan kepada mereka karena hanya ada satu Tuhan ...Lagu yang Anda nyanyikan, ‘I Will Forefer Love You (Saya Akan Selalu Mencintaimu),' sangat menyentuh saya, seolah-olah Tuhan sendirilah yang menyanyikannya untuk saya. Saya mencintai Anda."

Beberapa orang dari Selatan menelepon karena mereka telah melihat informasi ‘Cara Hidup Alternatif’ dan ingin mengetahui lebih banyak tentang bagaimana menyiapkan makanan vegetarian. Penonton lain yang menyaksikan acara itu untuk pertama kalinya mengatakan bahwa setelah mendengar wawancara Guru dengan TV Irastas, dia merasakan bahwa pesan dari Maha Guru benar-benar selaras dengan kepercayaannya sendiri. Sungguh jarang menemukan seseorang yang dapat membagikan pesan-pesan seperti ini. Saya pikir itulah sebabnya, mengapa penting bagi kita untuk memiliki Maha Guru Ching Hai."

Ada juga seorang jurnalis dari Chicago yang meminta lebih banyak informasi tentang Maha Guru Ching Hai dan acara televisi tersebut agar dia dapat menulis sebuah artikel. Dia memiliki kolom hiburan yang dipublikasikan di dua koran setempat, salah satunya adalah sebuah publikasi Katolik.

Akhirnya, seorang penelepon lainnya menyatakan kegembiraannya ketika dia menerima publikasi tentang ajaran Guru. "Sekarang saya menantikan acara tersebut setiap saat. Acara tersebut selalu memberi saya banyak pencerahan dan benar-benar menerangi hari saya."

Kami dengan tidak sabar dan penuh kegembiraan menanti untuk melihat keajaiban apa lagi yang akan terjadi , dan kami merasakan berkah yang dilimpahkan kepada kami semua yang berasal dari kemurahan hati Tuhan di setiap hari Minggu pertama dan ketiga dengan adanya penyiaran acara Perjalanan Melalui Alam Estetis secara Nasional.

 

 
Beritahu teman tentang artikel iniBeritahu teman tentang artikel ini