Seni dan Spiritualitas

 

 

 


Seorang Penyanyi Muda Berbakat dan
Penghargaan Terbesarnya adalah TUHAN

Diwawancarai oleh Grup Berita Korea

 

NMJ: Nama saya Nominjin.

T: Silakan perkenalkan diri Anda kepada hadirin.
J:
Saya memutuskan untuk menjadi seorang penyanyi ketika saya berumur 11 tahun. Ketika saya memberitahu kepada orang tua, mereka mendukung cita-cita saya, dan karir saya dimulai sejak saya berumur 12 tahun.

Di Mongolia, banyak lagu saya yang menjadi hit No.1, dan saya juga pernah berduet dengan artis-artis lain. Lagu-lagu tersebut dinyanyikan dengan baik. Pada dasarnya, Mongolia adalah sebuah negara yang berpenduduk sekitar 2,5 juta orang, dan saya adalah artis Mongolia yang termuda dalam  memecahkan rekor teratas dalam sejarah.

Saya juga ikut serta dalam album John Lennon yang berjudul Perdamaian, Kasih, dan Kebenaran; sebagai bagian dari sebuah kelompok penyanyi Asia. Pada album ini, direktur dari EMI Records untuk wilayah Asia Selatan  meminta saya untuk bergabung dengan artis Asia lainnya dalam menyanyikan “Berilah Kesempatan untuk Perdamaian” dengan John Lennon. Saya pikir itu adalah sebuah permulaan yang sangat bagus untuk karir saya sebagai seorang artis internasional, karena cita-cita saya sejak mula adalah menjadi seorang penyanyi internasional, yang menyanyikan lagu dalam bahasa Inggris dan menjadi seorang bintang yang sangat terkenal. Tetapi, semuanya berubah setelah mendapatkan inisiasi. Sekarang saya tidak mengharapkan apa pun dari dunia ini.

T: Bagaimana Anda bisa diinisiasi?
J:
Pada bulan Desember 2003, paman saya datang ke pemakaman nenek saya yang meninggal secara mendadak pada usia 56 tahun. Saya, ibu, dan seluruh keluarga sedang dalam kesedihan yang mendalam. Tetapi, ketika paman datang, dia mengatakan bahwa kami memiliki pilihan untuk belajar Metode Kebenaran. Dia mengatakan kepada kami bahwa ada seorang Guru hidup yang telah tercerahkan sepenuhnya dan dapat mengajar kita tentang Kebenaran dan membantu kita memahami bahwa kematian bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Ketika paman memperkenalkan kami Metode Quan Yin, ibu dan saya memutuskan untuk menjadi vegetarian. Kami kemudian belajar Metode Kemudahan, dan pada bulan April 2004 kami mendapatkan inisiasi.

T: Perubahan apa yang telah Anda rasakan?
J:
Saya diinisiasi pada umur 14 tahun. Setelah inisiasi, saya menyadari bahwa saya sama sekali belum hidup selama 14 tahun yang lalu. Saya merasa seperti hidup dalam sebuah mimpi, dan saya sama sekali tidak mengendalikan hidup saya sendiri. Sebagaimana yang dijanjikan Guru, inisiasi membantu saya merasa sungguh terangkat, lebih bijaksana, dan lebih mengasihi orang lain. Saya dapat merasakan bahwa Suara dan Cahaya batin telah mengubah saya. Saya sama sekali tidak berusaha untuk berubah. Saya hanya berlatih dan berubah dari dalam.

Saya juga menjadi terilhami untuk menulis lagu. Saya seorang penyanyi tapi tidak pernah terpikir bahwa saya dapat menulis lirik atau melakukan hal-hal kreatif lainnya seperti menari. Tetapi, setelah inisiasi, segala kemungkinan muncul begitu saja dan saya menjadi serba berbakat dalam berbagai hal. Terima kasih kepada Guru dan Rahmat-Nya. Dengan berlatih meditasi saya bahkan mulai menulis lagu yang sebelumnya tidak pernah terpikir. Saya menulis delapan lagu dalam album yang diluncurkan pada bulan Desember 2005.

Tetapi, saya merasa itu bukan “saya” yang menulisnya; kata-kata dan lirik muncul begitu saja tanpa bisa dijelaskan. Ketika lagu dan lirik muncul bersamaan, saya hanya menyalinnya di selembar kertas dan kemudian mengingat lagu tersebut. Saya tidak mengikuti pendidikan formal atau berlatar musik kecuali bisa memainkan piano. Tetapi, yang terpenting adalah Metode Quan Yin telah membantu saya menyadari Kebenaran dan membantu saya untuk terhubung dengan Jati Diri sehingga saya bisa lebih bijaksana.

Saya pernah berada di India selama lima tahun bersama ibu. Di sana saya diperkenalkan dengan ajaran Buddha dan belajar cara Beliau melepaskan kehidupan duniawi-Nya untuk menemukan Kebenaran. Saya tertarik dengan ide ini, tapi tidak pernah terpikir oleh saya bahwa pada zaman ini ada seorang Guru hidup seagung atau lebih agung daripada sang Buddha yang bisa membimbing saya menuju pencerahan, pembebasan, dan Kebenaran. Berkat pengaturan Guru yang menakjubkan. ibu dan saya pada akhirnya bisa mendapatkan inisiasi dan sekarang segalanya menjadi sempurna. Walaupun ayah belum diinisiasi, tetapi ia tetap mendukung kami. Semua sanak keluarga kami tahu bahwa kami berhasil dan kami bahagia karena kami bermeditasi. Segalanya begitu sempurna. Saya sangat puas.

T: Bisakah Anda memberi beberapa contoh kisah rohani Anda di muka umum?
J:
Bagi beberapa orang, ide untuk meditasi dan pencerahan sepertinya mustahil. Tidak pernah terpikir oleh mereka bahwa mereka bisa mencapai sifat Kebuddhaan atau sesuatu seperti itu. Bagi mereka, Tuhan atau Buddha adalah sesuatu yang sangat jauh. Tetapi, karena saya adalah seorang penyanyi, mereka mengundang saya untuk pertunjukan di TV. Saat itu saya banyak bercerita tentang Guru; saya berbicara tentang pencerahan, pembebasan, dan juga vegetarian. Pewawancara atau para wartawan selalu bertanya tentang hal seperti, “Hei, saya dengar Anda bermeditasi,” kemudian saya menjelaskan kepada mereka.

Baru-baru ini saya tampil pada sebuah acara siaran langsung selama tiga jam, sebuah acara TV kabel yang menjangkau kira-kira 30.000 rumah tangga. Judulnya adalah  'Pusat Pesan.' Anak-anak dan orang lainnya mengirim pesan yang berisi pertanyaan dan komentar. Lalu, ketika saya pergi ke sana saya memakai kalung Guru dan juga sebuah foto besar yang ada di pakaian saya. Saya juga meletakkan foto Guru yang besar di belakang saya. Ketika seorang wartawan memperkenalkan saya, ia mengatakan, “Ada tamu yang lain bersama kita hari ini, yaitu Maha Guru Ching Hai, Guru dari Nominjin.“ Saya juga membuat sebuah album besar dari semua foto Guru yang berbeda, foto-foto yang cantik. Orang-orang sangat terkesan, dan para wartawan mengatakan, “Wah! Dia sangat cantik“ dan saya kemudian memperlihatkan seluruh album dan meminta juru kamera untuk membidikkan lensa kamera ke Guru.

Saya juga selalu bahagia, dan ketika saya berada di studio rekaman, saya selalu hanyut ke dalam lagu. Ketika mendengarkan sebuah lagu, saya benar-benar berkonsentrasi. Pernah suatu kali seorang penyanyi hip hop bertanya kepada saya, “Hei, Anda sedang teler?” Saya bilang, “Tidak! Saya tidak menggunakan obat-obatan terlarang.” Maka, dia bertanya, “Lalu bagaimana Anda bisa begitu hanyut ke dalam lagu tersebut? Dan mengapa Anda selalu bahagia sepanjang waktu?” Saya jelaskan, “Anda tidak harus menggunakan obat-obatan, rokok, atau minuman beralkohol untuk menjadi bahagia. Anda hanya perlu berhubungan dengan Jati Diri teragung Anda, dan Anda kemudian akan menjadi bahagia.” Setelah dia bertanya lebih banyak, saya memberitahunya, “Jika Anda belajar meditasi, maka Anda akan penuh dengan ilham dan dapat melakukan segala hal. Setelah itu, Anda akan menjadi seorang Buddha hip hop.”

Tertarik dengan gagasan pencerahan, dia dan dua orang penyanyi lainnya belajar Metode Kemudahan, dan dua dari mereka telah mendaftar untuk diinisiasi.

Setiap penyanyi dan artis yang bertemu dengan saya menjadi tertarik dengan teknik meditasi kita, karena Guru telah mengilhami saya untuk menulis begitu banyak lagu dan mereka terheran-heran bagaimana saya sanggup menulis begitu banyak lagu. Saya baru memasuki usia 16 tahun sehingga mereka berpikir bahwa saya hanya seorang anak muda; bagaimana saya bisa menulis begitu banyak lagu? Satu-satunya penjelasan saya adalah, “Saya hanyalah seorang vegetarian dan saya bermeditasi.” Beberapa orang kemudian memutuskan untuk mendapatkan inisiasi.

Di lain waktu, saya diwawancarai oleh stasiun TV yang menjangkau seluruh negara. Kami memiliki satu juta orang yang tinggal di dalam kota, dan 1,5 juta di luar kota. Jadi, stasiun televisi nasional tersebut menjangkau seluruh negeri. Saya tidak ingat persis tentang topik pembicaraannya. Tetapi, ketika saya berada di TV hari itu, orang-orang terheran-heran bagaimana saya bisa berbicara dalam bahasa Mongol dengan bagusnya. Kata-kata tersebut mengalir dengan sendirinya. Saya sungguh tidak berusaha; saya tidak bermaksud untuk berbicara dengan baik. Karena saya begitu bersemangat untuk menyampaikan pesan Tuhan, dan saya percaya bahwa setiap orang seharusnya bahagia saat mengetahui bahwa Tuhan berada di dalam diri mereka sendiri.

Setelah saya berbicara di acara TV tersebut, banyak orang yang sebelumnya menentang meditasi tiba-tiba mengerti bahwa meditasi bukanlah suatu hal yang buruk. Beberapa orang telah menganjurkan anak mereka untuk mulai bermeditasi, dan di luar kota masyarakat mulai menerima ajaran-ajaran Guru. Jadi wejangan-wejangan Guru terus tersebar di negara kami dengan bantuan dari banyak inisiat. Semuanya berjalan dengan sangat lancar berkat rahmat Guru.

T: Apakah ini pertama kalinya Anda berada di Center Seoul?
J:
Ya, saya begitu gembira bisa berada di sini selama Hari Ching Hai karena sangat istimewa. Saya juga diberikan kesempatan untuk mengadakan pertunjukan bersama dengan saudara-saudari dari Center Seoul di Korea, begitu mengagumkan. Ibu dan saya disambut dengan begitu hangat oleh rekan-rekan inisiat.

Dan saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada Guru atas kasih yang tak terhingga dan kesabaran Beliau terhadap kita para murid. Terima kasih karena Engkau telah mempersatukan semua bangsa dan agama, setiap orang tua dan muda di dunia ini, dan mempersatukan setiap orang. Saya telah menulis sebuah lagu untuk Guru yang berjudul, “Bukankah ini Mengagumkan!” Tidak ada cara untuk menyatakan bagaimana indahnya perasaan saling terhubung dan saling mengasihi tanpa adanya emosi duniawi yang menarik kita turun. Begitu menakjubkan. Terima kasih, Guru. Kami mencintai-Mu, dan atas nama para inisiat Mongolia, saya ingin mengatakan, “Sampai jumpa lagi di Rumah!”

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Nominjin, silakan mengunjungi: http://www.nomincater.com

 

 

 <<
 >>
Beritahu teman tentang artikel iniBeritahu teman tentang artikel ini