Email Artikel ini ke Teman Anda
 |
 |
10 September 2009
Hujan lebat dan banjir di Meksiko
tengah
Hujan deras pada hari Minggu
menyebabkan dua orang meninggal di Kota Meksiko dan dua orang
masih hilang ketika curah hujan tinggi membanjiri 20 lingkungan
dan para pejabat kota mengungsikan 1.500 orang dari rumah mereka.
Empat stasiun KA bawah tanah juga menjadi tidak bisa beroperasi
karena banjir dan mobil di beberapa jalan terapung air yang
dalamnya hingga lima kaki.
Sekretaris Jenderal Perserikatan
Bangsa-bangsa Ban Ki-moon yang berkunjung ke negeri itu untuk
pertemuan perlucutan senjata, pergi ke wilayah yang terkena
banjir bersama Presiden Meksiko Felipe Calderon dan menawarkan
bantuan PBB.
Menyampaikan rasa duka dan
doa-doanya, Maha Guru Ching Hai pada tanggal 9 September meminta
anggota Asosiasi setempat kami untuk pergi membantu mereka yang
paling membutuhkan, termasuk orang yang kehilangan, tua, sakit,
dan terluka.
Terima kasih, Sekretaris Jenderal
Ban, Presiden Calderon, dan Meksiko atas kunjungan yang tepat
waktu dan janji Anda untuk membantu. Kami menghargai ikhtiar
cepat dan penuh peduli Maha Guru Ching Hai. Kami juga ingin
menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang kehilangan
disertai harapan tulus agar para korban banjir cepat pulih ke
kestabilan kehidupan se-hari mereka. Semoga malapetaka seperti
ini mereda melalui kepedulian kita yang lebih ramah kepada semua
orang dan ekosfer.
http://www.reliefweb.int/rw/rwb.nsf/db900sid/SNAA-7VP7AQ?OpenDocument
http://www.indopia.in/India-usa-uk-news/latest-news/666831/International/2/20/2
Topan menelan korban jiwa di
Amerika Latin
Gelombang udara dingin yang tak
diduga disertai angin yang berubah menjadi tornado di beberapa
tempat menyapu melintasi Argentina utara, Brasil selatan,
Paraguai, dan Uruguai yang menelan 10 jiwa di Argentina dan
empat di Brasil, serta sedikitnya 50 orang lainnya luka. Angin
dengan kecepatan hingga 120 km per jam dan hujan es menumbangkan
pohon dan merusak rumah dan hasil panen, dengan Kota Sao Paolo,
Brasil melaporkan banjir di tengah langit yang gelap bagaikan
malam.
Menteri Kedaerahan Argentina Daniel
Franco mengatakan, "Kami selalu mengalami angin yang amat
kencang dan hujan deras di sini. Tapi, ini adalah kejadian yang
belum pernah dialami sebelumnya. Rumah benar-benar hancur."
Mendengar kejadian traumatis ini,
Maha Guru Ching Hai segera meminta anggota Asosiasi kami untuk
mencari mereka yang paling rentan dan putus asa, kemudian
berusaha sebisanya untuk menghibur dan membantu. Beliau
menjanjikan dana US$40.000 untuk permulaan dan meminta anggota
Asosiasi lokal kami di negara ini untuk membawa kasih dan
simpatinya kepada para korban.
Dana tersebut dapat membeli barang
darurat senilai US$183.000 di Amerika Serikat, berdasarkan biaya
hidup rata-rata di negara yang terdampak. Kami berterima kasih
kepada Maha Guru Ching Hai atas kepedulian dan dukungan yang
sepenuh hati kepada mereka yang memerlukan.
Simpati kami kepada keluarga yang
telah kehilangan orang yang dicintai serta kami mendoakan
perlindungan dan kehidupan yang cepat pulih bagi para korban.
Dengan rahmat Ilahi, semoga langkah yang lebih lembut dari
manusia di atas planet ini membawa kestabilan yang lebih besar
ke Bumi kita.
http://www.google.com/hostednews/ap/article/ALeqM5h61-3gp8PfCUXW5fQWj9v2TVha5QD9AJ9OO80
Banjir dadakan di Turki
Hujan yang sangat lebat pada hari
Selasa mengakibatkan ratusan rumah kebanjiran, jembatan hanyut,
dan kondisi berbahaya sehingga jalan harus ditutup. Delapan
orang kehilangan jiwa mereka, dan sedikitnya tiga orang
dilaporkan hilang. Polisi dan helikopter militer dikirim untuk
membantu orang yang terjebak.
Maha Guru Ching Hai segera
menawarkan US$10.000 untuk kebutuhan darurat, yang dapat
dibelikan barang senilai US$39.000 di Amerika Serikat
berdasarkan biaya hidup di Turki. Menyampaikan doa-doa dan
simpatinya, ia meminta anggota Asosiasi lokal kami untuk pergi
membantu secara mandiri atau bersama organisasi lainnya.
Terima kasih, personel pemerintah
Turki, atas bantuan cepat Anda kepada para korban banjir. Kami
juga berterima kasih kepada Maha Guru Ching Hai atas
kebajikannya yang senantiasa penuh peduli. Kami merasa sedih
mengetahui ada yang tewas dalam peristiwa tragis ini. Semoga
semua korban cepat kembali ke kehidupan sehari-hari mereka yang
terpenuhi dan agar kepedulian kita yang lebih bertenggang rasa
terhadap lingkungan membantu pergolakan seperti ini mereda.
http://www.google.com/hostednews/ap/article/ALeqM5gbCvcpU78jS19d8ifJ6EP-vrS6NwD9AJ9NRO0
Email Artikel ini ke Teman Anda
 |
 |