Email Artikel ini ke Teman Anda
 |
 |
07 Agustus 2010
Berita bantuan terbaru Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai dari Guatemala.
Pada tanggal 27 s/d 28 Mei, gunung api Pacaya meletus,
menyebabkan sedikitnya tiga orang kehilangan nyawa, termasuk seorang wartawan televisi yang meliput peristiwa itu.
Terletak di dekat ibukota, Kota Guatemala, letusan itu memaksa 2.000 penduduk desa mengungsi saat berton-ton abu dan puing dimuntahkan, dengan letusan kecil lanjutan terjadi hingga bulan Juli. Hanya dua hari setelah letusan itu, Badai Tropis Agatha membuat sungai Amatitlán banjir, yang menyebabkan 15 orang hilang.
Wartawan Supreme Master Television melaporkan lebih rinci.
Koresponden di Guatemala: Dua hari setelah letusan gunung berapi itu, badai Agatha datang secara mengejutkan. Anda lihat, kami punya danau di belakang sana yang airnya naik dua meter, menggenangi sekolahan, sekolah tinggi, plaza, taman dan yang terburuk, yaitu rumah di sana atapnya tertutup abu, dan dengan jatuhnya hujan atap-atap itu mulai runtuh. Kerusakannya sungguh berat, mereka juga kehilangan semua tanaman pangan. Lalu orang berkata ini sudah seperti hari kiamat bagi mereka.
Penerima bantuan: Melihat Matitlán sungguh berat, melihat bagaimana arus air, menyeret mobil-mobil, rumah-rumah, anak-anak yang diseret oleh arus itu, wanita-wanita hamil. Bahkan orang yang sedang berangkat kerja kehilangan semuanya. Anak menjadi yatim piatu, dan panen di desa ini hancur.
Supreme Master TV: Menyatakan doa dan bela sungkawa penuh duka, Maha Guru Ching
Hai menyumbangkan US$10.000 untuk bantuan banjir darurat dengan tambahan US$1.000 untuk membantu keluarga yang berkabung dari korban gunung api itu dan wartawan Bapak Anibal Archila. Total uang US$11.000 bisa memperoleh bahan senilai US$98.000 jika dibeli di Amerika Serikat, berdasarkan biaya hidup di Guatemala.
Dengan bantuan pemerintah Kota Guatemala, tim bantuan Asosiasi kami dari Kosta Rika menyediakan bantuan bagi penduduk Amatitlán, salah satu kotamadya yang paling parah dilanda. Mereka mengirimkan beras, kacang polong, air minum, kopi, tepung jagung, minyak goreng, dan gula bagi 400 keluarga di sebuah desa di sana yang telah kehabisan makanan.
Penerima bantuan: Saya berterima kasih kepada Maha Guru Ching Hai atas sumbangan yang diberikan kepada kami ini. Kami, masyarakat Llano de Animas, sangat bersyukur, sebab kami belum menerima bantuan apapun.
Penerima bantuan: Terima kasih. Terima kasih kepada Maha Guru Ching Hai atas bantuannya yang berharga untuk negara kami.
Supreme Master TV: Selain itu, tim bantuan Asosiasi kami mengunjungi istri dan keluarga mendiang wartawan Bapak Anibal Archila. Rasa terkejut dan syukur mereka saat menerima hadiah penuh kepedulian dari Maha Guru Ching Hai senilai US$1.000 bersama buku laris internasional nomor #1 karyanya, “Anjing-anjing dalam Hidupku” dan buku ceramah, “Aku Datang untuk Membawamu Pulang”, yang diliput oleh kanal TV lokal Noti 7.
Carolina García - korban: Sungguh dengan sepenuh hati saya, terima kasih
kepada Maha Guru atas sumbangan yang dikirimkan bagi kami ini. Hal itu benar-benar merupakan bantuan besar bagi kami, atas nama anak-anak saya, saya sendiri, keluarga saya, keluarga suami saya. Semoga Tuhan memberkati Anda.
Koresponden: Kami merasa sungguh tergerak oleh situasi ini dan kami harap semoga kota ini akan pulih. Di sini menyampaikan berita kepada Anda dari Amatitlán Guatemala untuk Supreme Master Television.
Supreme Master TV: Kami menghargai usaha para pejabat Guatemala dalam membantu para korban gunung api dan banjir itu seraya berterima kasih
kepada Maha Guru Ching Hai atas dukungan tanpa pamrihnya dan atas bantuan gigih dari tim bantuan Asosiasi kami.
Dengan bersimpati atas meninggalnya Bapak Archila dan nyawa lain yang berharga, kami berdoa agar penduduk pulih dengan mantap dan semoga bencana tragis seperti ini dikurangi melalui gaya hidup kita yang lebih peduli yang membantu memastikan keseimbangan seluruh planet.
Email Artikel ini ke Teman Anda
 |
 |