Email Artikel ini ke Teman Anda
 |
 |
26
Agustus 2009
Militer Formosa (Taiwan)
fokus pada bantuan bencana
Setelah badai kuat di awal
Agustus yang mengakibatkan ratusan korban tewas, Presiden
Formosa Ma Ying-jeou menyatakan bahwa upaya militer sekarang
akan diarahkan untuk mengurangi efek perubahan iklim. Ia juga
menyatakan bahwa sejalan dengan sasaran ini, pesanan untuk
helikopter penempur dibatalkan dan alokasi dana senilai US$300
juta akan digunakan untuk helikopter bantuan.
Presiden Ma Ying-jeou, kami
dengan tulus menghargai pengalihan sumber daya itu. Dengan usaha
kepedulian seperti ini di seluruh dunia, kami menanti kembalinya
stabilitas keharmonisan rumah planet kita bersama.
http://en.cop15.dk/news/view+news?newsid=1902
Israel berusaha memulai
lagi pembicaraan damai dengan Palestina
Pada hari Minggu, Perdana
Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel
mengharapkan dapat memperbarui pembicaraan damai dengan
Palestina bulan depan setelah Sidang Umum PBB bulan September.
Perdana menteri juga berbicara melalui telepon pada hari Minggu
dengan Yang Mulia Raja Abdullah II dari Yordania yang mendorong
dirinya untuk membangun hubungan konstruktif dengan Palestina.
Perdana Menteri Netanyahu juga berpergian ke Eropa minggu ini
untuk pertemuan perdamaian Timur Tengah dengan Perdana Menteri
Inggris Gordon Brown, Utusan Timur Tengah AS George Mitchell,
dan Kanselir Jerman Angela Merkel.
Terima kasih kami, Perdana
Menteri Netanyahu atas keinginan Anda untuk berdamai dengan
Palestina. Semoga hubungan diplomatik yang mulus membawa
perdamaian yang abadi di antara Israel dan Palestina.
http://news.bbc.co.uk/2/hi/uk_news/politics/8218783.stm
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=20601085&sid=a1MVwygOQ0_8
http://news.bbc.co.uk/2/hi/uk_news/politics/8218783.stm
http://www.haaretz.com/hasen/spages/1109476.html
http://www.haaretz.com/hasen/spages/1109887.html
http://televisionwashington.com/floater_article1.aspx?lang=en&t=2&id=13367
Berita bantuan terbaru Asosiasi Internasional Maha Guru Ching
Hai dari Pakistan
Dimulai tanggal 17 Juli,
hujan lebat terburuk dalam 30 tahun melanda Pakistan, mengambil
sedikitnya 26 nyawa dan melukai lebih dari 150 orang di Kota
Karachi dan wilayah sekitarnya. Para wanita dan anak-anak yang
kurang mampu adalah orang yang paling menderita, dan perusahaan
listrik lokal menyatakan siaga merah karena keadaan berbahaya
yang disebabkan oleh jatuhnya kabel listrik.
Pada tanggal 20 Juli, Maha
Guru Ching Hai dengan cepat menyumbang US$15.000 untuk bantuan
darurat, sambil menyampaikan rasa duka dan doa penuh kasihnya.
Jumlah ini dapat membeli sekitar US$271.000 barang di Amerika
Serikat, berdasarkan biaya hidup di Pakistan.
Dua orang anggota Asosiasi
kami dari Singapura dan dua dari Formosa (Taiwan) segera pergi
ke Karachi pada tanggal 23 Juli, dimana mereka bergabung dengan
anggota Asosiasi setempat.
Sekretaris Provinsi
Masyarakat Bulan Sabit Merah Pakistan, Bapak Kambar Waseem
mengatur agar Manager Pengelola Bencana Bapak Z.A. Shah
mengantar mereka dengan jeep Bulan Sabit Merah ke kemah
pengungsi di daerah Thatta yang terpengaruh.
Setelah kunjungan penilaian
awal, tim bantuan Asosiasi kami membeli dan membungkus barang
bantuan, lalu kembali bersama Bpk. Shah ke tiga desa di daerah
Thatta yang dilanda badai paling parah. Di sana mereka bisa
memberi bantuan kepada sekitar 650 keluarga, termasuk sumbangan
uang untuk membantu biaya pengobatan seorang ayah yang kritis
dengan seorang anak kecil, serta anak yatim yang cacat. Penduduk
bersama dengan staf Bulan Sabit Merah menyatakan rasa syukur
mereka atas bantuan Guru.
Bpk. Kambar Waseem,
Sekretaris Provinsi, Perkumpulan Bulan Sabit Merah di Karachi
(L): Kami sangat berterima kasih kepada Maha Guru atas
dukungan dan sumbangan baik hati Anda kepada orang yang paling
rentan. Saya juga akan bekerja sama sepenuhnya atas tindakan
kemanusiaan yang dilakukan oleh Asosiasi Maha Guru.
PEMBICARA: Kami sangat
bersyukur atas bantuan penuh pengabdian dari Bapak Kambar Waseem,
Bapak Z. A. Shah, dan staf Bulan Sabit Merah. Kami juga
berterima kasih kepada Maha Guru Ching Hai atas kasih dan
dukungannya yang menjangkau luas keluarga yang mengungsi, dan
tim bantuan Asosiasi kami atas usaha tekun mereka.
Maha Guru Ching Hai juga
mengirimkan pesan apresiasi khusus atas upaya bantuan ini:
“Jiwa-jiwa yang mulia, saya tidak dapat cukup berterima kasih.
Semoga Tuhan memberkati Anda berlipat ganda. Dengan rahmat
Allah, semoga rakyat Pakistan segera pulih ke kehidupan yang
stabil dan terpenuhi seraya kita berusaha memperkecil peristiwa
seperti ini melalui kebaikan hati kita yang lebih besar terhadap
semua makhluk.
Email Artikel ini ke Teman Anda
 |
 |